Aktor Takhbib di Sekitar Pasangan Suami-Istri

Aktor Takhbib di Sekitar Pasangan Suami_Istri
Ilustrasi Dok. Merdeka.com/Pixabay

Salah satu penyebab rusaknya rumah tangga hingga berujung perceraian adalah berkeliarannya “Aktor Takhbib” di sekitar pasangan suami istri. Takhbib maknanya adalah upaya tipu daya seseorang dengan tujuan untuk merusak rumah tangga orang lain atau agar terjadi perceraian pasangan tersebut hingga dapat menikahi suami/istrinya atau menikahkannya dengan laki-laki/perempuan lain. Tipu daya itu bisa dilakukan dengan menyebutkan keburukan, kejelekan, atau sebatas prasangka buruk terhadap si suami/istri, atau bisa juga dengan menyebutkan kelebihan dan keindahan laki-laki/perempuan lain di depan suami/istri.

Terhadap Aktor Takhbib ini, Rasulullah SAW bersabda:

لَيْسَ مِنَّا مَنْ خَبَّبَ امرَأَةً عَلَى زَوجِهَا

Bukan bagian dariku seseorang yang melakukan takhbib terhadap seorang wanita, sehingga dia (wanita) itu melawan suaminya.” (H.R. Abu Daud).

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda,

وَمَنْ أَفْسَدَ امْرَأَةً عَلَى زَوْجِهَا فَلَيْسَ مِنَّا

Siapa yang merusak hubungan seorang wanita dengan suaminya maka dia (si perusak itu) bukan bagian dari kita.” (H,R. Ahmad).

Ingat, melamar wanita yang sudah dilamar orang lain saja dilarang, apalagi menggoda wanita yang telah menjadi istri orang lain, apalagi dalam rangka agar bercerai dengan suami sahnya.

Baca Juga: Hukum Menceritakan Persenggamaan Suami-Istri

Ingat, di antara pekerjaan setan adalah mengajarkan manusia hal-hal yang dapat memisahkan hubungan seseorang dengan pasangannya. Allah SWT berfirman:

{فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِ بَيْنَ الْمَرْءِ وَزَوْجِهِ} [البقرة: 102]

Ngerinya, aktor takhbib ini seringnya adalah orang terdekat suami/istri. Bisa orang tua sendiri, saudara, keluarga besar, teman akrab, tetangga, dan lain-lainnya. Oleh karena itu, mari kita jauhi sifat dan aktifitas takhbib ini. Semoga Allah menjauhkan kita darinya

Zamzami Saleh
Calon Hakim Pengadilan Agama, Alumni Madrasah Tarbiyah Islamiyah MTI Canduang. Alumni al-Azhar Mesir dan Pascasarjana di IAIN IB Padang.