Apa Benar Orang yang Telah Meninggal, Amalnya Bermanfaat Hanya 3 Perkara?

Apa Benar Orang yang Telah Meninggal, Amalnya Bermanfaat Hanya 3 Perkara
Ilustrasi Dok. Sangga Rima Roman Selia @sxy_selia

amal yang bermanfaat amal yang bermanfaat

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Kita sering mendengar para muballigh (penceramah) yang mengatakan bahwa ada amal yang bermanfaat bagi seseorang setelah kematiannya, tiga perkara: “Sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang mendoakannya”. Hal tersebut berdasarkan hadis: “Jika manusia mati maka terputuslah amalnya, kecuali tiga: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak yang mendoakannya’ (Hr Bukhari, Muslim).

Padahal, hadis tersebut hanyalah sekadar “menyebut jumlah”, tidak bermaksud membatasi hanya pada tiga amal tersebut. Dalam hadis-hadis lain, kita akan temukan bahwa selain tiga amal tersebut, masih banyak amal lain yang tetap mengalir kepada orang yang sudah mati setelah kematiannya.

Dari Abu Umamah, bahwa Rasulullah bersabda: “Ada 4 golongan yang senantiasa mengalir pahala kepada mereka setelah meninggal dunia yaitu, orang yang berjaga untuk berjihad di jalan Allah, orang yang mengajarkan ilmu, orang yang bersedekah jariah, dan orang yang meninggalkan anak shalih yang berdoa untuknya’. (Hr Ahmad).

Dari Jarir bin Abdullah secara marfu’ (setiap hadis yang disandarkan kepada Nabi baik perkataan, perbuatan, dll..) Bahwa Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang merintis suatu tradisi yang baik, maka ia mendapatkan pahala rintisan tersebut dan setelah ia meninggal dunia, ia mendapatkan pula pahala orang yang melanjutkan tradisi baik tersebut tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang melanjutkan tradisi tersebut. Barangsiapa yang merintis suatu tradisi yang jelek, maka ia mendapatkan dosa rintisan tersebut dan setelah ia meninggal dunia ia mendapatkan pula dosa orang yang melanjutkan tradisi jelek tersebut tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang melanjutkan tradisi tersebut”. (Hr Muslim)

Dari Abu Sa’id al Khudry secara marfu Rasulullah saw bersabda: “‘Barangsiapa yang mengajarkan satu ayat dari Kitabullah atau satu pembahasan dari suatu ilmu, maka akan mengembangkan pahalanya sampai hari Kiamat’ (Hr Ibnu Asakir).

Baca Juga: Selawat Nariyah/ Tafrijiyah di Minangkabau

Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya di antara amal kebaikan orang beriman yang akan mengalir kepadanya setelah kematiannya adalah: ilmu yang disebarluaskannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mushaf al-Qur’an yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah singgah yang dibangunnya untuk ibnu sabil (musafir), sungai yang dialirkannya, sedekah yang dikeluarkannya semasa sehatnya. Semua itu akan mengalir baginya setelah kematiannya’”. (Hr lbnu Majah, Ibnu Khuzaimah)

Anas bin Malik menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Ada 7 hal yang pahalanya terus mengalir kepada seorang hamba setelah kematiannya dan ia berada di kuburnya, yaitu: orang yang mengajarkan ilmu, mengalirkan sungai, menggali/membuat sumur, menanam pohon kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf al-Qur’an, dan meninggalkan anak yang memohonkan ampunan baginya setelah kematiannya’ ( Abu Nu’aim).

Tsauban menuturkan bahwa Rasulullah bersabda: “Dulu aku pernah melarang kalian melakukan ziarah kubur, maka sekarang lakukan ziarah kubur. Jadikan ziarah kubur kalian itu sebagai kesempatan untuk mendoakan mereka sekaligus permohonan ampunan bagi mereka”. (Hr at Thabrani)

Jika kita gabungkan informasi semua hadis tersebut, maka kita dapatkan bahwa ada 13 amal yang pahalanya tetap mengalir setelah kematian, sebagai berikut:

1. Sedekah jariah
2. Ilmu yang bermanfaat buat orang lain
3. Doa (permohonan ampun) anak setelah kematian seseorang.
4. Berjaga untuk jihad di jalan Allah.
5. Merintis suatu tradisi yang baik.
6. Pelestarian tradisi yang baik oleh generasi berikut.
7. Mewariskan mushaf al-Qur’an.
8. Membangun masjid.
9. Membangun rumah singgah untuk ibnu sabil.
10. Mengalirkan sungai.
11. Membuat sumur.
12. Menanam pohon kurma (atau pohon lain yang buahnya/hasilnya dapat dinikmati oleh orang lain atau binatang)
13. Doa dan permohonan ampun dari peziarah kubur kepada penghuni kubur.

Baca Juga: Berziarah ke Makam Ulama Besar Pasia: Syekh Muhammad Husain (Tuangku Kubu Sanang, Inyiak Gobah atau Angku Marapi)

Jadi, amal yang pahalanya akan terus mengalir setelah kematian bukan hanya tiga.

*(Syarh as-Shudur, Imam Jalaluddin as Suyuthi)

والله اعلم
Semoga bermanfaat

About Sayid Machmoed BSA 19 Articles
Tinggal di Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*