Bacaan al-Qur’an Tidak Fasih, Tidak Bisa Sampai Pahalanya untuk Mayit?

Bacaan al-Qur'an Tidak Fasih, Tidak Bisa Sampai Pahalanya untuk Mayit
Foto Dok. Penulis

Bacaan al-Qur’an Tidak Fasih Bacaan al-Qur’an Tidak Fasih

Dalam dua kali kesempatan pertanyaan ini muncul, saat penguatan Aswaja setelah pelantikan PCNU Kab. Padang Pariaman dan semalam saat pengajian di Pondok Darul Ikhlas, salah satu tempat pengamal Tarekat Syathariah.

Menurut yang bertanya, ada ustaz salafi yang bilang kepada masyarakat bahwa jika ngaji al-Qur’an jelek -tidak fasih- maka tidak akan sampai pahalanya untuk Almarhum yang dibacakan Yasin, misalnya. Ada-ada saja cara mereka memperhalus cara agar orang-orang Islam tidak mengamalkan bacaan al-Qur’an yang ditujukan pahalanya untuk para Almarhum dari keluarganya.

Benarkah demikian? Tidak benar. Sebab dalam penjelasan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam orang yang ngajinya kesulitan masih mendapatkan pahala:

«ﻭاﻟﺬﻱ ﻳﻘﺮﺃ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﻭﻳﺘﺘﻌﺘﻊ ﻓﻴﻪ، ﻭﻫﻮ ﻋﻠﻴﻪ ﺷﺎﻕ، ﻟﻪ ﺃﺟﺮاﻥ».

“Orang yang membaca Al-Qur’an dengan terbata-bata dan kesulitan, maka baginya 2 pahala” (HR Muslim)

Dan sudah kita ketahui bersama bahwa tidak satu dua pendapat para ulama yang menegaskan bahwa bentuk amalan yang berpahala diperbolehkan untuk ditujukan kepada para Almarhum.

Baca Juga: Ahlus Sunnah wal Jamaah Benteng Akidah Islam (Penguatan Paham Aswaja Oleh K.H Muhammad Idrus Ramli, Pondok Pesantren Ashabul Yamin, Agam)

Ma'ruf Khozin
Ma'ruf Khozin 7 Articles
Alumni pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri. Aktif mengisi ceramah umum.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*