Cahaya Tak Berhingga Menyala

Cahaya Tak Berhingga Menyala
Ilustrasi Dok. https://live.staticflickr.com/5110/5651152649_2cf3e10278.jpg

Cahaya Tak Berhingga Menyala

Oleh: Zelfeni Wimra

Alfatihah

Cahaya tak berhingga menyala
meliputi langit doa yang menganga
Kami bayangkan engkau mengayuh sampan bunga
Sampan dari kelopak huruf mim bismillah
Engkau berkayuh mengarungi bahrullah

Pada ombak dan gelombang
Rindu dan doa kami riang berpantunan
sebahagia koloni anak-anak ikan
menyambut sinar bulan
dan angin samudera pujianpun bertiup santun
mengusapi munajat batang-batang kelapa yang berbaris di pantai
Harapan berpijaran pada denyut setiap zikir
pada deru suara tahlil

Kamilah santri-santrimu duduk menyulam
Shalawat Nabi
Merangkai selusur sulaman salam
Bersama alfatihah ini, telah kami nyalakan diri
menjalin rabithah batin membasuh kaji
menjernihkan sanubari

Kami lautkan suara, kaji demi kaji darimu
Tertanam di sini, menyeluruh di setiap sendi tubuh
dari sehelai rambut hingga setetes darah berserah dalam syahadah

Bersama Al-fatihah ini.
ingin kami tautkan cinta
atas nama risalah rasulullah
sebagaimana telah engkau beri titah pada aksara
dalam ijazah demi ijazah kami
ingin kami rapatkan barisan
mengiringi riak haluan sampan yang engkau kayuh

Pada dhamir nahnu kita bertemu, Buya
di hadapan jembatan rambut dibelah tujuh
kita bertaut dalam jalinan janji
dalam satu jahitan kaji
Jiwa-jiwa ridho berlesatan membelah
udara bahagia

Kami seru Yang Maha Cahaya
Di perjalanan pulang itu
Engkau berjalan alangkah riang
Kami jumpai engkau
Kami ingin bersua, bersatu menyala bersama
Al-fatihah
Al-fatihah
Al-fatihah
Al-fatihah
Al-fatihah

Lihat juga versi videonya yang dibuatkan oleh Harrry disini https://youtu.be/jnojrr43vfQ

Baca Juga: Sajak-sajak Raudal Tanjung Banua

.

Zelfeni Wimra
About Zelfeni Wimra 10 Articles
Lahir di Sungai Naniang, Luak Limopuluah Koto Minangkabau, Sumatra Barat, 05 Oktober 1979. Alumni MTI Pasia, Tahun Tamat 1999. Menamatkan pendidikan di IAIN Imam Bonjol Padang (S1-2004 dan S2-2011). Bergiat di kelompok kajian Magistra Indonesia dan Mantagi Institute Padang. Buku kumpulan cerpennya: “Pengantin Subuh” (LPPH, 2009); Yang Menunggu dengan Payung (GPU, 2013); Abu [Kisah Pertarungan dan Peruntungan Para Jantan di Tanah Betina], (Perpustakaan Daerah Sumbar, 2016). Sekarang sedang menyelesaikan Studi Doktoral di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan