Dua Puisi Adilla Destiani

Dua Puisi Adilla Destiani
Ilustrasi Dok. https://thingstodoinbali.com/things-to-do-in-bali-when-it-rains/

Dua Puisi Adilla Destiani Dua Puisi Adilla Destiani

Kala Hujan

Adilla Destiani
———–

Netra tertuju pesona rintik-rintik
Senandung mengelap penuh basah bintik
Curah hati sudah di tengah titik
Sangatlah ingin teriak bukan semata bisik

Monokrom dan dingin
Terkesima dan memperingin
Menyoroti dan meratap
Jangan lenyap dan terus menetap

Sulit Diri

Adilla Destiani
———–

Apakah ini salah?
Apakah ini benar?
Gema tanpa jawaban
Sulit berbicara pada diri
Kenapa aku berlari keras
Dewi berusaha menenangkan
Berharap lagu segera usai
Mohon pulihlah sadar
Semesta berbeda dari kemarin
Tidak hanya mengitari
Perihal yang dikehendaki

Baca Juga: Puisi-puisi Aris Setiyanto

Baca Juga: Dua Puisi Syahida Aghnia: Tentang Nama dan Malaikat Bersendi Perak

Adilla Destiani
Adilla Destiani, biasa dipanggil Adilla. Lahir di Banjarmasin, 13 Desember 2000. Berkuliah di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin sejak 2018. Hobinya menonton film, membaca, dan menuliskan isi pikirannya. Ia bisa disapa melalui Instagram : @adilladest