Jangan Pelit dengan Perkara Kecil

Jangan Pelit dengan Perkara Kecil
Ilustrasi Dok. Istimewa

Oleh: Hafifuddin

Islam sebagai agama rahmatan lil alamin mendidik umatnya agar benar-benar menjadi pribadi yang saling mengasihi antar sesama. Diantara pesan al-Qur’an adalah و يمنعون الماعون

Kata الماعون yang kemudian dijadikan nama surat adalah sebutan bagi semua perabotan rumah, seperti periuk, kapak, beliung, jarum, mangkuk, cebok, gelas, saringan, timba, garam, air dan api.

Menurut Syekh Ali as-Shabuni, ayat di atas merupakan larangan pelit dengan hal-hal kecil itu karena menandakan pemiliknya adalah orang yang super pelit dan itu dapat mengurangi muruah (kehormatan)nya.

Karenanya, ulama menyatakan: disunnahkan memperbanyak perabotan rumah yang menjadi kebutuhan tetangga agar dia bisa meminjamkan pada mereka, tidak hanya mengoleksi alat-alat primer saja.

Allah sangat mencela sifat bakhil ini dalam beberapa ayat al-Qur’an, diantaranya:

ولا يحسبن الذين يبخلون بما آتاهم الله من فضله هو خيرا لهم بل هو شر لهم سيطوقون ما بخلوا به يوم القيامة. ولله ميراث السماوات و الأرض والله بما تعملون خبير [آل عمران: ١٨٠]

(Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan).

Baca Juga: Kapan Membaca Doa buka Puasa “Allahumma Laka Shumtu”?

Rasulullah juga bersabda:

لا ينبغي لمؤمن أن يكون بخيلا و لا جبانا.

(Tidak sepantasnya seorang mukmin menjadi pelit dan penakut)

juga:

خصلتان لا تجتمعان فى مؤمن البخل و سوء الخلق

(Dua hal yang tidak dapat berkumpul dalam diri orang yang beriman; pelit dan buruk perangai).

Seorang penyair berdendang:

وما المال و الأهلون إلا ودائع # ولا بد يوما أن ترد الودائع

(Tidaklah harta dan sanak keluarga kecuali titipan. Kelak, titipan itu harus dikembalikan)

Baca Juga: Tidur Orang Berpuasa Adalah Ibadah?

Sebaliknya, Islam sangat menganjurkan untuk ringan tangan. Rasulullah bersabda; “Ada dua hal yang disukai Allah dan (juga) ada dua hal yang dibenci Allah. Adapun dua perkara yang disukai Allah adalah baik akhlaknya serta murah tangan. Sedangkan dua perkara yang dibenci Allah adalah buruk perangai dan pelit. Jika Allah berkehendak baik pada seorang hamba maka Dia menjadikannya orang yang memenuhi hajat-hajat manusia.”

Wallahu a’lam

Kambingan Barat
Sabtu, 12 Ramadlan 1442 H

Hafifuddin
About Hafifuddin 5 Articles
Pelayan di Yayasan Ziyadatul Ulum dan Tinggal di Kambingan Barat Lenteng Sumenep

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*