Rihlah Habaib Yaman ke Jambi: Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi, Habib Alwi bin Abdullah al-Habsyi dan Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi

ihlah Habaib Yaman ke Jambi Habib Abdurrahman bin Abdullah al-habsyi, Habib Alwi bin Abdullah al-habsyi dan Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi
Foto Penulis

Habaib Yaman ke Jambi Habaib Yaman ke Jambi Habaib Yaman ke Jambi Habaib Yaman ke Jambi

Seperti halnya disebutkan dalam kitab (إدام القوت) karya Sayyid Abdurrahman bin Ubaidillah As-Saqqaf

حضرموت : بالفتح ثم السكون وفتح الراء والميم. ومينهم من يضم الميم فيجعلها (حضرموت)، على وزن : عنكبوت.وقل بعضهم : إن حضرموت كانت تسمى وبار، ثم سميت : وادي الأحقاف، ثم سميت : حضرموت
.ولا يحصى ما أنجبت حضرموت من رجال العلم والمجد والشرف والزعامة.تريم : هي أشهر بلدان وادي حضرموت، الفائقة على غيرها من البلدان بالعلم وعلماء، وكثرة الصالحين والأولياء.

Diantaranya adalah Habib Zain bin Alwi bin Muhammad al-Habsy (w. 1159H).

Nama lengkapnya ialah Habib Zain bin Alwi bin Muhammad bin Ali bin Abdurrahman bin Muhammad bin Alwi bin Abi Bakar al-Habsyi Ba ‘Alawy al-Huseini al-Hadhrami as-Syafi’i.

Beliau merupakan murid dari Habib Ahmad bin Zain al-Habsy. Selain itu berguru pula pada Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al-Haddad (w. 1132H), penyusunan “Ratibul Haddad”. Bahkan Najwa Shihab pemandu acara Mata Najwa yang merupakan putri dari Habib Quraish Shihab sejak kecil telah ditanamkan oleh ayahnya untuk membaca “Ratibul Haddad” yang ditulis pada tahun 1071H.

Selain itu ada pula “Ratib al-Atthas” yang disusun oleh al-Habib ‘Umar bin Abdurrahman al-Atthas(w.1072H). Baik “Ratibul Haddad” maupun “Ratib al-Atthas” banyak disyarahi oleh para ulama, begitu pula faidahnya sangat besar bagi yang mengamalkan atau membacanya.

Kelak putra-putra kedua gurunya tersebut(Habib Ahmad bin Zain al-Habsy dan Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad al-Haddad (w. 1132H) menimba ilmu kepada Habib Zain bin Alwi bin Muhammad al-Habsy (w. 1159H).

Habib Zain bin Alwi bin Muhammad al-Habsy (w. 1159H), mempunyai dua putra: Habib Ahmad bin Zain al-Habsy (w.?) dan Habib Abdullah bin Zain al-Habsyi (w. 1162H). Habib Abdullah bin Zain al-Habsyi mempunyai empat anak: Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi, Habib Alwi bin Abdullah al-Habsyi, Habib Muhammad bin Abdullah al-Habsyi dan Habib Zain bin Abdullah al-Habsyi.

Baca Juga: Syekh Abdus Somad Jambi: Imam Masjidil Haram dari Jambi

Kemudian diantara putranya tersebut ada dua yang melakukan rihlah ke Jambi, yakni Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi, Habib Alwi bin Abdullah al-Habsyi dan cucu beliau (Habib Abdullah bin Zain al-habsyi) yakni, Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi (w. 1238H) (putra dari Habib Muhammad bin Abdullah al-Habsyi).

Belum ada keterangan yang pasti pada tahun berapa Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi dan Habib Alwi bin Abdullah al-Habsy datang ke Jambi. Begitu pula tentang tanggal lahir dan wafatnya yang jelas dalam kitab “Syamsu Azh Zhahirah” karya “Sayyid Abdurrahman bin Muhammad bin Husein al-Masyhur” dikatakan:

توفي في ببلدة جامبي بسومترا، ودفن بجانب أخيه علوي وابن أخيه أحمد بن محمد الحبشي

(Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi wafat di Provinsi, Jambi, Sumatera dan di kebumikan di samping saudaranya yakni, Habib Alwi bin Abdullah al-Habsy dan di dekat putra saudaranya (Habib Muhammad bin Abdullah al-Habsyi) yakni, Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi (w. 1238H).

Sedangkan Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi (w. 1238H), lahir di Tarim, Hadhramaut, Yaman.Nama lengkapnya adalah Habib Ahmad bin Muhammad bin Abdullah bin Zain bin Alwi bin Muhammad bin Ali bin Abdurrahman bin Muhammad bin Alwi bin Abi Bakar al-Habsyi Ba ‘Alawy al-Huseini al-Hadhrami as-Syafi’i.

Diantara guru-gurunya: Habib Ahmad bin Hasan bin Abdullah bin Alawi bin Muhammad al-Haddad (w. 1204H), Habib Umar bin Ahmad bin Hasan al-Haddad (w. 1226H), Habib Alwi bin Ahmad bin Hasan al-Haddad (w. 1232H), Habib Saqqaf bin Muhammad al-Saqqaf (w. 1195H), Habib Umar bin Saqqaf bin Muhammad al-Saqqaf (w. 1216H), Habib Hammad bin Umar Hammad (w. 1207H), Habib Abdurrahman bin Hammad bin Umar Hammad (w. 1220H), Habib Alwi bin Abdurrahman (w. 1218H) dll.

Diantara Muridnya: Sayyid Ahmad bin Ali al-Junaid (w. 1275H). Beliau telah berkata bahwa gurunya yakni, Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi merupkan ulama yang alim, ahli ibadah, ahli fiqih, ahli nahwu, hafidz al-Quran.Karya kitab:Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi (w. 1238H) mempunyai beberapa karya tulis.

1. النصيحة في الصلاة الصحيحة
2. تعريف الذرية الحبشية
3. نبذة في النحو
4. مقدمة في النحو

Kitab (مقدمة في النحو) telah disyarah oleh Syekh Abdullah bin Sa’ad bin Sumair (w. 1262H) dan diberi judul: (خدمة الضعيف لمقدمة الشريف شرح مقدمة في النحو لأحمد بن محمد الحبشي).

Beliau adalah ayah dari pengarang kitab Safinatun Najah yakni, Syekh Salim bin Abdullah bin Sa’ad bin Sumair (w. 1271 H).

Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi (w. 1238H) melakukan rihlah ke Jambi pada tahun 1235H dan wafat pada tahun 1238H, dikebumikan di pemakaman Tambak, Kelurahan Tahtul Yaman, Kecamatan Pelayangan, Seberang Kota Jambi.

Baca Juga: Tamrin al-Lisan fi Ma’rifah Tajwid al-Qur’an: Fonologi Arab Berbahasa Melayu Karangan Syekh Hasan Yahya Jambi (1344 H/ 1926 M)

Selain itu di area pemakaman ini juga terdapat makam Habib Husein bin Ahmad Baraqbah (w. 1173H) yang berjuluk “Tuanku Keramat Tambak”. Beliau datang ke Jambi pada tahun 1138H. Beliau pernah berguru kepada Habib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Haddad (w. 1132H), penulis kitab an-Nashaih ad-Diniyah, Risalah al-Mu’awanah. Ada pula Habib yang masyhur di Jambi yakni, Habib Idrus bin Hasan bin Alwi Al-Jufri yang berjuluk “Pangeran Wiro Kusumo” makamnya terletak di depan Masjid Ikhsaniyyah kelurahan Olak Kemang, kecamatan Danau Teluk, Jambi.[]

Waallahu ‘AlamJambi, 20 Januari 2021

Referensi:
كتاب إدام القوت
كتاب شمس الضهيرة
كتاب جهود فقهاء حضرموت
كتاب المواهب والمنن
كتاب نبذة في النحو
كتاب نيل الوطر
كتاب عقد اليواقيت

Muhammad Al-Adzro'iy
Seorang santri yang ernah belajar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang Jatim