Sekilas Tentang Pesantren Modern Tarbiyah Takalar

Sekilas Tentang Pesantren Modern Tarbiyah Takalar

Pesantren Modern Tarbiyah Takalar berdiri sejak tanggal 15 Mei 1991 di atas tanah wakaf dengan gedung permanen 4 kelas. Tanah 1 ha beserta dengan gedung permanen tersebut merupakan wakaf dari sesepuh masyarakat Takalar, Sulawesi Selatan, Kolonel (Purn) H. Makkatang Dg. Sibali (alm.).

Pendirian Pesantren Modern Tarbiyah Takalar dirintis oleh beberapa tokoh yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan ilmu agama Islam di wilayah selatan Sulawesi Selatan, diantaranya: Drs. H. Gazali Paisal (Barru), Alm. Mensky Boesri, S.H. (Padang), Alm. Drs. K. M. Yahya Mattone (Bone), Alm. Drs. Abd. Rasyid E (Barru), Drs. Anwar Peppang (Barru), Alm. Drs. M. Darwis Husain (Sengkang), Drs. M. Amir Jannatin, MA. (Enrekang), Hasid Hasan Palogai, S.H, MA. (Polmas), H.M. Said Lanti, B.A. (Takalar), dan banyak lagi.

Pesantren Modern Tarbiyah Takalar dulunya bernama Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah Takalar. Nama Tarbiyah Islamiyah diambil dari nama Ormas Islam yang menjadi afiliasinya, yaitu Ormas Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dengan pengurus pusatnya di Jakarta. Namun sejak tahun 1998 ketika terjadi krisis nasional, Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah berubah nama menjadi Pesantren Modern Tarbiyah Takalar.

Baca Juga: Madrasah: Lokomotif Transformasi Negeri (Refleksi 93 Tahun Madrasah Tarbiyah Islamiyah)

Perubahan nama tersebut merupakan hasil rapat kerja di Malino Kab. Gowa yang dihadiri oleh Dewan Guru, Pembina Santri, Pimpinan Pesantren dan Pengurus Yayasan Tarbiyah Sulawesi Selatan. Perubahan nama tersebut mempertimbangkan penamaan yang lazim terdengar di kalangan masyarakat tentang pesantren, yaitu Pesantren Tarbiyah Takalar.

Adapun penambahan kata “Modern” dalam nama baru tersebut hanyalah sebagai pembeda dengan pesantren-pesantren tradisional pada umumnya. “Modern” juga hendak menunjukkan kurikulum yang diterapkan di Pesantren Modern Tarbiyah Takalar, yaitu Kurikulum Pemerintah dan Kurikulum Pesantren yang muatannya adalah ilmu-ilmu agama.

Dalam hal prestasi, akademik maupun non-akademik, Pesantren Modern Tarbiyah Takalar berhasil memposisikan dirinya sebagai salah satu Pesantren yang diperhitungkan di Sulawesi Selatan, khususnya di bagian selatan Sulawesi Selatan berkat prestasi yang telah diraih baik pada tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Dan alumni Pesantren Modern Tarbiyah juga memiliki kemampuan daya saing di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dan telah banyak terserap di dunia kerja, baik pada lembaga pemerintah maupun swasta. Pada 3 atau 4 tahun terakhir, di tingkat SMP, Pesantren Tarbiyah berturut – turut mewakili Kabupaten Takalar dalam Olimpiade Sains Nasional ke tingkat provinsi. Ditingkat SMA/MA.

Baca Juga: MTI Al-Jamiliyah: Pembaharu Pendidikan Islam di Pariaman

Pesantren Tarbiyah ini juga berhasil membina santrinya hingga menembus seleksi Penerima Beasiswa Penuh dari Kemenag (PSBP). Alumni MA Pesantren Tarbiyah berhasil menembus Fakultas Kedokteran UGM, Fakultas Kesehatan dan Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IPB Bogor, UPI Bandung dengan beasiswa penuh dari Kementerian Agama. Beberapa alumni SMA/MA Pesantren Tarbiyah juga berhasil menembus kelas internasional di UNM Makassar.