Silaturhmi ke Kediaman Buya Rusdi Angku Nan Elok

Buya Rusdi Angku Nan Elok
Foto Buya Rusdi Angku Nan Elok, Dok. Penulis

Alhamdulillah, beberapa hari lalu saya dapat bersilaturahmi ke kediaman Buya Rusdi Angku Nan Elok. Beliau merupakan murid dari Buya Ramli Simalanggang. Berkat kegigihan beliau Buya Rusdi dulu dalam mengaji al-Qur’an mendapatkan ijazah dalam keilmuan pembelajaran al-Qur’an. Dalam artian, yang memperoleh ijazah tersebut sudah bisa mengajar/memiliki murid.

Buya Rusdi berkata kepada saya jikalau anak sekarang tamat dulu membaca al-Qur’an baru memperoleh ijazah, sesudah khatam al-Qur’an. Sedangan beliau dulu, bersusahpayah apalagi jarak tempat beliau tinggal terpaut cukup jauh dengan tempat Buya Ramli. Jauh berbeda dengan zaman sekarang. Beliau juga menuturkan Buya Ramli tidak sembarangan memilih seseorang untuk diberikan ijazah. Beliau banyak menilai tidak hanya sebatas pandai atau lancar mengaji. Beliau memandang adab dari seorang murid tentunya, dan tentunya mahir dalam mengetahui hukum-hukum yang terdapat dalam bacaan al-Qur’an tersebut.

Buya Ramli adalah sosok alim yang sangat luar biasa. Seorang alim yang banyak mencetak murid-murid untuk daerah Luhak Limo Puluah. Nama beliau adalah suatu yang tak asing lagi.

Baca Juga: Ke Makam Syekh Rusli Angku Sati, Aie Balubuih

Kepiawaian Buya Rusdi Angku Nan Elok dalam melantunkan ayat suci al-Qur’an, juga pernah disebut oleh ayah beliau yakni Syekh Dt. Batuah (Jadi perlu untuk diketahui juga bahwasannya Buya Rusdi Angku Nan Elok beliau merupakan anak kandung dari Syekh Dt.Batuah. Syekh Dt. Batuah menuturkan bahwasannya Buya Ramli pernah berkata dalam bahasa Minang “Anak Ongku Kalau mangaji, yo marindiang ambo mandanganyo”. Artinya, Buya Ramli merinding karena suara dari Buya Angku Nan Elok, sekiranya begitulah yang disampaikan oleh Buya Ramli.

Kini Buya Rusdi Angku Nan Elok tinggal di Balubuih, beliau merupakan seorang Datuak Ongku di Balubuih. Beliau memiliki banyak murid, dalam kesehariannya Buya Angku Nan Elok terbilang memegang suatu tugas yang mulia yakni “Mengajarkan Anak-anak Mengaji”.

Kenapa saya mengatakan suatu tugas yang mulia? Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadis dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari al-Qamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan ra, bahwa Rasulullah Saw bersabda;

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar al-Qur`an dan mengajarkannya”.

Masih dalam hadis riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Saw bersabda;

إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Baca Juga: Membaca al-Qur’an dengan Cepat

Sebenarnya dipertemuan saya dengan beliau hari itu, kami juga membahas bagaimana untuk anak-anak bisa tertarik untuk berdiam di surau. Salah satu fokus kami yakni dengan membawa anak-anak untuk membacakan Selawat Tafrijiyah bersama sama di surau, yakni yang insyaallah akan dihadakan tiap Minggu di Surau Alm. Syekh H. Abdul Malik. Ini mungkin baru sebuah rencana, tapi saya sangat berharap semoga rencana dan niat baik ini terlaksana suatu waktu, mohon doa dunsanak sekalian.

𝐒𝐞𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐤𝐞𝐛𝐞𝐫𝐤𝐚𝐡𝐚𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐦𝐞𝐥𝐢𝐩𝐮𝐭𝐢 𝐤𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐞𝐦𝐮𝐚 𝐀𝐦𝐢𝐢𝐧 𝐀𝐥𝐥𝐚𝐡𝐮𝐦𝐦𝐚 𝐀𝐦𝐢𝐢𝐧

Habibur Rahman
Pecinta ulama dari Ranah Minang