Saat ini situs judi slot online deposit dana adalah salah satu permainan yang sangat di minati di Indonesia.

Pertama sekali bila anda ingin merasakan mudahkan memperoleh uang dari nwmedicaltraininggroup tentus aja anda sangat di sarankan untuk bermain pada permainan kakek ya gengs.

Syekh Ibrahim Harun (Baliau Bomban) 1884-1967

Syekh Ibrahim Harun (Baliau Bomban) 1884-1967
Foto Syekh Ibrahim Harun (Baliau Bomban) 1884-1967/ Dok. Penulis

Di Tiakar Payakumbuh dahulunya pernah mahsyur salah seorang ulama yakni Syekh Ibrahim Harun. Beliau adalah salah seorang guru besar Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah. Dahulunya ia membuka surau dan mengajar banyak murid-murid yang berdatangan dari beberapa daerah yakni Aceh, Bengkulu, Riau, Jambi dan masih banyak daerah lagi.

Syekh Ibrahim Harun (Baliau Bomban)  termasu ulama yang keramat. Di antara kekaramatan beliau yang tampak jelas di mata Ibu Hasnidar. Pernah suatu ketika waktu hujan lebat beliau menaiki sepeda onthel atau yang sering dinamai orang Minang yakni kereta unto, tapi ketika hujan lebat tersebut yang ajaibnya tidak ada tanda-tanda basah dari pakaian yang Syekh Ibrahim kenakan.

Syekh Ibrahim Harun dahulunya menurut penuturan dari Ibu Hasnidar berasal dari Lintau yakni kampung halaman dari Perupa Kontemporer Indonesia yakni Uda Jumaldi Alfi.

Beliau awalnya dikenal dengan sebutan Pakiah Ibrahim dan juga dikenal sebagai salah seorang alim yang gemar membaca Dala’il Khairat. Di samping itu yang jarang diketahui orang banyak walaupun beliau seorang ulama besar, beliau masih menyempatkan waktu beliau membersihkan luak/kamar mandi, mungkin ini merupakan suatu hal yang unik bila dikerjakan oleh seorang yang menyandang gelar Syekh. Namun beliau ketika ditanya oleh cucu beliau, yakni ibu Hasnidar, kenapa datuak sering membersihkan sumur/kamar mandi? Beliau lantas menjawab ini adalah amal baik dan banyak pahalanya. Nantik dengan dibersihkannya tempat ini nanti tidak akan ada yang mengganggu orang ketika berwudhu’, ucap beliau. Maklum dahulu kamar mandi seadanya tak semewah yang sekarang, semak-belukar di sekitaran kamar mandi itulah yang beliau bersihkan sendiri. Sungguh seorang alim yang memiliki akhlak yang mulia.

Salah seorang murid beliau yang kemudian menjadi ulama besar dan pemimpin pesantren terkemuka yaitu Syekh Ali Amran Ringan Ringan (lahir 1926), pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan Ringan dan masih banyak nama-nama besar lainnya.

Alhamdulillah, pada 17 Oktober 2021 penulis berkesempatan berziarah ke makam beliau yang terletak di komplek MTs Syekh Ibrahim Harun. Sekolah ini merupakan madrasah Tsanawiyah yang saat ini menerapkan dan memakai sistem Pondok Pesantren Kombinasi di jajaran Kankemenag Kota Payakumbuh. Lembaga Penyelenggara pendidikan yang terletak di Bomban Kelurahan Tiakar Kec. Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Alfatihah!
Semoga keberkahan meliputi kita semua! Amin, Allahumma Amin.

Habibur Rahman
Pecinta ulama dari Ranah Minang