Kitab berjudul “al-Madzhab atau Tiada Haram Bermadzhab” karangan Syekh ‘Abd al-Qâdir ibn ‘Abd al-Muthalib al-Mandailî (w. 1385 H/ 1965 M), seorang ulama besar hadis dunia Islam asal Mandailing (Sumatra) yang juga pengajar di Masjid al-Haram, Mekah. Kitab ini ditulis di ...

Dari Ranah Minang ke Negeri Piramid: Pergi sebagai “Orangsiak”, Kembali sebagai “Orang Salafi (?)”: Dialektika keagamaan Minangkabau Kontemporer (Red. Tulisan ini ditulis pada tahun 2013 sebagai tanggapan atas fenomena sebagian mahasiswa Indonesia terkhususnya dari Minangkabau yang studi di Mesir. Pada ...

Program pemerintah Sumatera Barat kembali ke nagari dan kembali ke surau perlu kita apresiasi. Menjaga gerakkan tradisi dan tantangan hidup di abad XXI, mengharuskan generasi saat ini untuk kembali mengakar kepada jati diri, dan mempunyai filter. Gelombang weternisasi, globalisasi, liberalisasi ...

Kehalusan “Raso” Penghulu Tarekat Naqsyabandiyah dari Luhak Limopuluah dan Risalah bagi Pengingkarnya Tersebut dalam sejarah bahwa keberadaan tarekat Naqsyabandiyah di Minangkabau mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan Islam di ranah ini. Dia adalah amalan ulama-ulama besar sejak dahulu kala, bukan ...

Sejarah Paderi yang Tersiar Paderi merupakan salah satu fase penting dalam sejarah Islam di Minangkabau di awal abad 19. Sejarah mengenai Paderi; mulanya, jalannya peperangan, hingga berakhirnya karier Tuanku Imam Bonjol dengan dibuang ke Menado, telah maklum diketahui dari generasi ...