Tulisan Tangan Syekh Said al-Yamani: Pengajar Masjidil Haram yang Pernah Singgah di Jambi

Tulisan Tangan Syekh Said al-Yamani Pengajar Masjidil Haram yang Pernah Singgah di Jambi
Tulisan Tangan Syekh Said al-Yamani Pengajar Masjidil Haram yang Pernah Singgah di Jambi

Syekh Said al-Yamani (w. 1354 H), merupakan seorang ulama besar yang mengajar di Masjidil Haram dan menjadi Imam mazhab Syafi’i di Makkah. Pada tahun 1344 H. Beliau beserta keluarga dan beberapa ulama Makah lainnya, hijrah ke Nusantara. Dikarenakan di Hijaz sana telah terjadi gejolak Wahabi, salah satunya tempat yang pernah dikunjungi adalah di Seberang Kota Jambi.

Betapa berkahnya Jambi, pernah dikunjungi ulama semasyhur Syekh Said al-Yamani yang mana murid-muridnya di Nusantara sangat berkontribusi besar untuk negeri ini. Seperti KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, Hadratussyekh Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Zainuddin Abdul Madjid pendiri Nahdlatul Wathan dll.

Baca Juga: Fatwa “Qunut Nazilah” Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari untuk Solidaritas Muslim Palestina

Sementara itu ulama dari Jambi, jauh-jauh hari telah menolak paham Wahabi dengan adanya sebuah kitab karangan ulama Jambi yang menolak paham tersebut. Seperti kitab ‘Nurul Huda’ karya KH. Hasan bin Anang Yahya Jambi, ‘Bahjatul Hidayah fi Masail Khilafiyyah’ karya KH. Abdul Majid al-Ghaffar Jambi dan ‘Tazkiyatul Anzhar wa Tashfiyatul Afkar’ karya Tengku Mahmud Zuhdi al-Fathani, ulama kelahiran Thailand yang pernah mengajar di Masjidil Haram dan pernah juga, singgah dan mengajar di Jambi.

Berikut merupakan inti tulisan tangan Syekh Said al-Yamani. Mengutip perkataan Syekh Abi Bakar bin Ali al-Kattani (w. 322 H), tentang doa agar bisa bertemu Rasulullah. Adapun doanya sebagai berikut:

اللَّهُمَّ بِثُبُوت الرُّبُوبِيَّةِ ، وَبِعَظِيمِ الصَّمْدِيَّة ، وَبِسَطْوَاتِ الْإِلَهِيَّة ، وَبِقِدَمِ الْجَبْرُوتِيَّة وقدرة الوحدانية.

Syekh Abi Bakar bin Ali al-Kattani lahir di Baghdad, ulama yang bergelar ‘Siraaj al-Haram’, ‘Syeikhul-Makkah’ dan termasuk salah satu ‘Kubbarul Masyaayikh fi al-Hijaz’ pembesar para syekh di tanah Hijaz, pernah dalam satu malam bermimpi bertemu Rasulullah sebanyak lima puluh kali.

Baca Juga: Rihlah Habaib Yaman ke Jambi: Habib Abdurrahman bin Abdullah al-Habsyi, Habib Alwi bin Abdullah al-Habsyi dan Habib Ahmad bin Muhammad al-Habsyi

Sementara dalam kitab al-Lum’ah dan Majmu’ Ahzab terdapat juga, doa seperti di atas dengan beberapa redaksi yang agak berbeda. Dibaca dua puluh lima kali, sebelum tidur dalam keadaan mempunyai wudlu’ dengan harapan dapat berjumpa Nabi Muhammad didalam mimpi. Doanya sebagaimana berikut:

اللٰهم انى اسالك بثبوت الربوبية وعظمة الصمدانية وسطوات الهيبة وعزة الجبروتية وقديم الفردانية وقدرة الوحدانية ، ان تصلي على سيدنا محمد وان ترينيه والحمد لله

Versi Syekh Imam Sirajuddin Abdullah:

اللَّهُمَّ بِثُبُوت الرُّبُوبِيَّةِ ، وَبِعَظِيمِ الصَّمْدِيَّة ، وَبِسَطْوَاتِ الْإِلَهِيَّة ، وَبِقِدَمِ الْجَبْرُوتِيَّة ، اِشْفِنِي مِنْ الْأَلَمِ وَالْوَجَعِ ، وَمِنْ كُلِّ دَاءٍ وَبَلِيَّةٍ ، وَصَلَّى اَللَّهُ الْعَظِيمُ وَسَلَّمَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَآله وَصَحْبِهِ ، وَأَهْل بَيْتِهِ الْبَرَرَةَ النَّقِيَّةَ فِي كُلِّ غدوة وَعَشِيَّةٍ 

Waallahu ‘Alam Jambi, 17 April 2021

Muhammad Al-Adzro'iy
Seorang santri yang ernah belajar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang Jatim