Saat ini situs judi slot online deposit dana adalah salah satu permainan yang sangat di minati di Indonesia.

Pertama sekali bila anda ingin merasakan mudahkan memperoleh uang dari nwmedicaltraininggroup tentus aja anda sangat di sarankan untuk bermain pada permainan kakek ya gengs.

Yasinan di Malam Nishfu Sya’ban

Yasinan di Malam Nishfu Sya'ban
Ilustrasi Dok. freepik.com

Meskipun Nishfu Sya’ban sudah terjadi bertahun-tahu namun gugatan keabsahan membaca surat Yasin di malam tersebut masih saja dipermasalahkan.

Baiklah saya jawab tentang mengkhususkan bacaan surat tertentu dari Qur’an, boleh atau tidak? Imam Bukhari meriwayatkan ada seorang Sahabat yang tiap salat selalu membaca Surat Al ikhlas sehingga ditegur oleh sahabat lain sampai dilaporkan kepada Nabi. Apakah Nabi menyalahkan? Ternyata Nabi tidak menyalahkan Takhsis tersebut. Bahkan Al-Hafidz Ibnu Hajar beristimbath:

ﻭﻓﻴﻪ ﺩﻟﻴﻞ ﻋﻠﻰ ﺟﻮاﺯ ﺗﺨﺼﻴﺺ ﺑﻌﺾ اﻟﻘﺮﺁﻥ ﺑﻤﻴﻞ اﻟﻨﻔﺲ ﺇﻟﻴﻪ ﻭاﻻﺳﺘﻜﺜﺎﺭ ﻣﻨﻪ ﻭﻻ ﻳﻌﺪ ﺫﻟﻚ ﻫﺠﺮاﻧﺎ ﻟﻐﻴﺮﻩ

Dalam hadis ini terdapat dalil diperbolehkan untuk menentukan sebagian al-Qur’an berdasarkan kecondongan hati dan memperbanyak bacaan tersebut. Dan hal itu tidak dianggap sebagai pembiaran pada surat yang lain (Fathul Bari, 2/258).

Baca Juga: Mengapa Dinamakan Bulan Syakban

Kalau ada yang menggugat bahwa itu ada legalitas Nabi sehingga diperbolehkan, justru jawab saja kalau memang Nabi melarang surat yang lain mestinya Nabi akan menjelaskan seperti kejadian sahabat yang menyembelih hewan qurban sebelum salat Idul Adha:

ﻗﺎﻝ: «ﻧﻌﻢ ﻭﻟﻦ ﺗﺠﺰﻱ ﻋﻦ ﺃﺣﺪ ﺑﻌﺪﻙ»

“Ya boleh, dan tidak mencukupi (tidak sah) bagi siapapun setelah kamu” (HR Bukhari).

Kalau memang membaca selain surat al-Ikhlas dilarang karena tidak ada legalitas Nabi semestinya Nabi akan melarang. Ini yang melarang malah Salafi dan bukan dari Nabi!

Surat Yasin boleh dibaca kapanpun berdasarkan keutamaan yang terdapat dalam hadis berikut:

ﺣﺪﻳﺚ: “ﻣﻦ ﻗﺮﺃ ﻳﺲ اﺑﺘﻐﺎء ﻭﺟﻪ اﻟﻠﻪ ﻏﻔﺮ ﻟﻪ”.

“Barangsiapa yang membaca Yasin seraya mengharap rida Allah maka Allah mengampuninya”

Itu kan hadis Daif?! Sebentar dulu jangan langsung memvonis. Berikut penjelasan Syekh Syaukani:

ﺭﻭاﻩ اﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻫﺮﻳﺮﺓ ﻣﺮﻓﻮﻋﺎ. ﻭﺇﺳﻨﺎﺩﻩ ﻋﻠﻰ ﺷﺮﻁ اﻟﺼﺤﻴﺢ .

ﻭﺃﺧﺮﺟﻪ ﺃﺑﻮ ﻧﻌﻴﻢ. ﻭﺃﺧﺮﺟﻪ اﻟﺨﻄﻴﺐ، ﻓﻼ ﻭﺟﻪ ﻟﺬﻛﺮﻩ ﻓﻲ ﻛﺘﺐ اﻟﻤﻮﺿﻮﻋﺎﺕ.

Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dari Abu Hurairah secara marfu’. Sanadnya sesuai kriteria Sahih. Juga diriwayatkan oleh Abu Nuaim dan Al-Khatib Al-Baghdadi. Maka tidak tepat menyebutkan hadis ini dalam kitab-kitab hadis palsu/ karya Ibnu Jauzi (Al-Fawaid Al-Majmuah, 1/303).

Kalau Anda terpengaruh buku karya Ust Yazid Jawaz yang mengumpulkan hadis-hadis lemah dan palsu seputar surat Yasin, perlu diketahui bahwa beliau hanya mencantumkan penilaian Daif saja dan penilaian sahih tidak ditulis.

Baca Juga: Doa Malam Nishfu Sya’ban

Lalu siapa yang membiasakan membaca surat Yasin di malam Nishfu Sya’ban?

ﻭﺃﻣﺎ ﻗﺮاءﺓ ﺳﻮﺭﺓ ﻳﺲ ﻟﻴﻠﺘﻬﺎ ﺑﻌﺪ اﻟﻤﻐﺮﺏ، ﻭاﻟﺪﻋﺎء اﻟﻤﺸﻬﻮﺭ ﻓﻤﻦ ﺗﺮﺗﻴﺐ ﺑﻌﺾ ﺃﻫﻞ اﻟﺼﻼﺡ ﻣﻦ ﻋﻨﺪ ﻧﻔﺴﻪ ﻗﻴﻞ: ﻫﻮ اﻟﺒﻮﻧﻲ، ﻭﻻ ﺑﺄﺱ ﺑﻤﺜﻞ ﺫﻟﻚ.

Membaca Yasin di malam Nishfu Sya’ban setelah Magrib dan doa yang sudah populer adalah susunan dan sebagian ulama. Ada yang mengatakan bahwa beliau adalah Syekh Albuni (bukan Albani). Dan hal itu tidak apa-apa” (Syekh Ad-Darwisyh, Asna Al-Mathalib, 1/343)

Masih mau gugat lagi? Silakeun. Saya tidak akan ngerekeun.

Ma'ruf Khozin
Alumni pesantren Al-Falah Ploso Mojo Kediri. Aktif mengisi ceramah umum.